Penumpang Tegur Pria yang Ganti Popok Kotor di Kursi Pesawat United Airlines

Sebuah insiden yang menguji kesabaran penumpang terjadi dalam penerbangan United Airlines dari Los Angeles menuju Newark. Seorang pria kedapatan mengganti popok kotor anaknya yang berusia dua tahun secara langsung di atas kursi penerbangan, lalu memasukkan popok bekas tersebut ke dalam kantong belakang kursi penumpang.

Kronologi Penggantian Popok di Dalam Kabin

Kisah ini dibagikan oleh salah satu penumpang melalui komunitas Reddit United Airlines. Penumpang tersebut menjelaskan bahwa penerbangan dari Los Angeles ke Newark merupakan babak kedua dari perjalanan panjangnya usai kembali dari Australia. Karena sangat kelelahan, ia sempat tertidur sejenak di kursi lorong bagian tengah pesawat.

Ketika terbangun, ia terkejut melihat pria di sebelahnya sedang mengganti popok balitanya tepat di kursi tengah tanpa menggunakan alas pelindung. Popok yang berisi kotoran tersebut kemudian dilipat dan dilesakkan ke dalam kantong di belakang kursi depan, tempat yang biasanya digunakan penumpang untuk menyimpan barang pribadi seperti ponsel, buku, dan makanan ringan.

Penolakan Pramugari dan Teguran Penumpang

Saat awak kabin melintas untuk mengumpulkan sampah, sang ayah mencoba menyerahkan popok kotor tersebut. Namun, pramugari menolak keras dan menginstruksikannya untuk membuangnya ke toilet pesawat. Sang ayah mengiyakan petunjuk tersebut, tetapi begitu pramugari berlalu, ia justru mengembalikan popok bekas itu ke dalam kantong belakang kursi.

Melihat tindakan itu, penumpang di sebelahnya kehilangan kesabaran dan menegur sang ayah dengan suara lantang agar segera membawa popok kotor tersebut ke toilet. Teguran tegas itu membuat sang ayah terkejut dan akhirnya membawa popok tersebut ke fasilitas kamar mandi pesawat. Menurut penumpang yang menegur, tidak ada gangguan lain yang terjadi selama sisa penerbangan.

Dukungan Warganet dan Penjelasan Awak Kabin

Unggahan mengenai pengalaman tersebut memicu gelombang tanggapan di media sosial. Sebagian besar pengguna memuji tindakan tegas penumpang yang berani menegur langsung perilaku tidak higienis tersebut daripada sekadar mengeluh di internet. Banyak sesama orang tua juga mengecam tindakan sang ayah dan menegaskan bahwa proses penggantian popok harus selalu dilakukan di dalam toilet pesawat demi menjaga kebersihan fasilitas bersama.

Sejumlah orang yang mengaku sebagai mantan maupun awak kabin aktif turut membagikan pandangan mereka. Seperti dilaporkan Earth’s Attractions, beberapa staf penerbangan mengungkapkan bahwa kantong belakang kursi dan meja lipat merupakan area yang jarang mendapatkan sterilisasi menyeluruh. Oleh karena itu, tindakan meletakkan limbah kotoran di kantong kursi dapat menimbulkan risiko kesehatan bagi penumpang pada penerbangan berikutnya.

Insiden seperti ini ternyata bukan kali pertama terjadi di dunia penerbangan. Dalam laporan terpisah pada platform yang sama, seorang penumpang Delta Air Lines juga pernah mengeluhkan aksi penumpang lain yang meninggalkan popok kotor begitu saja di lantai kabin. Kasus-kasus ini menjadi pengingat bagi para pengguna jasa transportasi udara untuk senantiasa mematuhi etika kebersihan demi kenyamanan bersama selama penerbangan.