Penumpang Bandara Vietnam Tembus 110 Juta dalam 10 Bulan
Jumlah penumpang yang menggunakan jasa bandara di Vietnam melonjak drastis sepanjang sepuluh bulan pertama tahun 2026. Tercatat lebih dari 110 juta orang melakukan perjalanan udara dari Januari hingga Oktober 2026.
Lonjakan Penumpang Domestik dan Internasional
Berdasarkan data yang dirilis Kantor Berita Vietnam pada hari Selasa (27/10) dan dikutip dari Otoritas Penerbangan Sipil Vietnam (CAAV) melalui laporan Xinhua pada Kamis (29/10/2026), angka tersebut menunjukkan peningkatan lebih dari 10 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dari total keseluruhan tersebut, jumlah penumpang internasional mencapai hampir 43 juta orang. Angka ini mengalami kenaikan lebih dari 11 persen secara tahunan dibandingkan dengan tahun 2025.
Baca Artikel Lainnya
- Ratusan Penumpang Kapal Pesiar Terlantar di Kamboja ›
- Krisis Pariwisata Kuba: Hotel Raksasa Keluar dan Penerbangan Turun ›
- Jelajahi Pesona Vietnam dengan Pilihan Tur Mister Aladin ›
- Turki Majukan Proyek Modernisasi Jalur Kereta Koridor Tengah ›
- Duka Selimuti Bromo Usai Enam Petugas Gugur Padamkan Karhutla ›
- Jejak Rel Kereta Kolonial di Balik Wajah Kota Indonesia ›
Sementara itu, jumlah penumpang domestik yang terbang di Vietnam tercatat mencapai hampir 68 juta orang. Perolehan ini menunjukkan pertumbuhan lebih dari 9 persen dibandingkan dengan periode yang serupa pada tahun 2025.
Kinerja Maskapai Penerbangan Vietnam
Maskapai penerbangan nasional Vietnam turut mencatatkan angka pengangkutan penumpang yang signifikan, yakni melayani lebih dari 50 juta penumpang selama rentang waktu sepuluh bulan tersebut. Capaian ini naik lebih dari 7 persen secara tahunan dari tahun sebelumnya.
Lebih lanjut, maskapai-maskapai lokal tersebut menerbangkan lebih dari 16 juta penumpang internasional, yang menandai kenaikan sebesar 2 persen. Selain itu, mereka juga mengangkut hampir 34 juta penumpang domestik, atau meningkat lebih dari 9 persen dibandingkan tahun lalu.
Menanggapi perkembangan ini, CAAV mendorong maskapai penerbangan di Vietnam untuk segera mengkaji dan menyusun rencana pemulihan, pemeliharaan, serta perluasan jaringan rute domestik. Langkah tersebut bertujuan untuk memperkuat peran transportasi udara dalam sektor pembangunan sosial-ekonomi dan pariwisata, meningkatkan konektivitas regional, serta memanfaatkan kapasitas infrastruktur penerbangan nasional secara optimal.


