Tips Liburan

Kartu Kredit Perjalanan Berevolusi Jadi Teman Perjalanan

Kartu Kredit Perjalanan Berevolusi Jadi Teman Perjalanan
Daftar Isi
  1. Memperluas Peran Lewat Pendekatan Teknologi
  2. Personalisasi Kontekstual dan Pengalaman Nyata
  3. Pemanfaatan Teknologi dan Kolaborasi Industri

Kartu kredit perjalanan kini tidak lagi hanya bersaing dalam hal poin, fasilitas, dan pemesanan, melainkan mulai bertransformasi menjadi pendamping perjalanan yang utuh. Seperti dilaporkan Skift, Capital One Travel berupaya memperluas hubungan dengan nasabah agar tetap berguna di sepanjang perjalanan dari tahap perencanaan hingga kepulangan.

Memperluas Peran Lewat Pendekatan Teknologi

Capital One masuk ke industri perjalanan saat meluncurkan platform pemesanan Capital One Travel pada tahun 2021. Sarah Moore, selaku kepala Capital One Travel, menyatakan di ajang Skift Global Forum di New York bahwa kedatangan mereka yang terbilang baru memberikan kesempatan untuk memahami apa yang dicari oleh wisatawan modern. Pendekatan yang diusung berfokus pada teknologi dan menempatkan pelanggan sebagai titik awal, bukan sekadar meniru model kartu kredit perjalanan tradisional.

Bagi perusahaan tersebut, proses pemesanan bukanlah garis akhir, melainkan sebuah permulaan. Capital One Travel ingin terus mendampingi pelanggan setelah transaksi pemesanan selesai, mulai dari membantu menavigasi bandara melalui informasi ruang tunggu, memberikan pembaruan penerbangan, hingga membantu menentukan kegiatan di tempat tujuan. Moore menekankan bahwa mengetahui saat yang tepat untuk turun tangan adalah kunci membangun kepercayaan guna mengubah satu kali pemesanan menjadi hubungan jangka panjang dengan nasabah.

Personalisasi Kontekstual dan Pengalaman Nyata

Pemberian dukungan tersebut menuntut bentuk personalisasi yang bersifat kontekstual. Moore menjelaskan bahwa pertanyaan utamanya bukan sekadar siapa identitas seseorang, melainkan jenis perjalanan apa yang sedang mereka lakukan saat itu. Sebagai contoh, perjalanan akhir pekan bersama pasangan tentu memerlukan akomodasi dan aktivitas yang jauh berbeda dibandingkan saat berlibur bersama anak-anak.

Fokus perusahaan juga diarahkan pada apa yang dilakukan wisatawan ketika mereka tiba di destinasi. Berdasarkan survei yang dilakukan Capital One Travel, lebih dari 70 persen wisatawan mencari acara atau pengalaman langsung, baik berupa olahraga, kuliner, maupun bentuk penyerapan budaya lainnya. Pengalaman tersebut kini semakin membentuk arah perjalanan itu sendiri, melampaui sekadar urusan tiket pesawat dan hotel.

Pemanfaatan Teknologi dan Kolaborasi Industri

Untuk mewujudkan pengalaman yang menyeluruh, kolaborasi lintas industri pariwisata menjadi suatu keharusan karena tidak ada satu pun perusahaan yang dapat mengelola setiap aspek perjalanan sendirian. Perusahaan telah meluncurkan aplikasi khusus Capital One Travel serta menggandeng berbagai mitra seperti Major League Baseball, artis tur, hingga menghadirkan pengalaman kuliner eksklusif bersama koki José Andrés bagi para pemegang kartu.

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI diprediksi akan mendorong evolusi ini lebih jauh, di mana wisatawan semakin banyak mencari inspirasi dan merencanakan perjalanan melalui antarmuka baru. Moore menegaskan bahwa perusahaannya perlu hadir di ruang-ruang tersebut dengan tetap menjaga nilai serta kepercayaan yang melekat sebagai mitra finansial nasabah. Pemanfaatan data transaksi secara tepat dapat membantu memahami kebutuhan wisatawan sehingga perjalanan menjadi lebih sederhana dan relevan.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *