Daftar Isi
Operator wisata Antartika, Antarctica21, bersiap meluncurkan ekspedisi perdana kapal hibrida elektrik terbaru mereka, Magellan Discoverer, yang dijadwalkan berangkat dari Punta Arenas, Cili, pada 15 Desember 2026. Kapal yang dibangun oleh galangan kapal ASENAV di Valdivia ini mengombinasikan pelayaran laut menuju selatan dengan penerbangan pulang dari Antartika.
Detail Rencana Perjalanan Ekspedisi Perdana
Jadwal resmi yang dipublikasikan oleh Antarctica21 menempatkan pelayaran perdana Magellan Discoverer pada rentang waktu 15 hingga 24 Desember 2026. Keberangkatan ini dimulai dari Punta Arenas, menyusuri Selat Magellan dan Saluran Beagle, lalu melintasi Selat Drake menuju ke arah selatan sebelum memulai penjelajahan di kawasan Antartika.
Untuk perjalanan pulang, para penumpang dijadwalkan terbang menggunakan pesawat dari Pulau King George kembali ke Punta Arenas. Hal ini menunjukkan bahwa ekspedisi perdana ini tetap melibatkan pelayaran melintasi perairan terbuka selama beberapa hari di Selat Drake, berbeda dari paket wisata yang menggunakan penerbangan udara untuk kedua arah rute.
Spesifikasi Sistem Hibrida dan Efisiensi Energi
Magellan Discoverer dilengkapi dengan sistem kelistrikan terintegrasi yang menggabungkan generator, baterai, serta peralatan propulsi ABB. Seperti dilaporkan Travel And Tour World, kapal ini juga mengintegrasikan sistem pemulihan panas dan pemantauan digital untuk mengoptimalkan manajemen energi selama berlayar.
Mesin hibrida yang digunakan tidak menjadikan perjalanan ini sepenuhnya bebas emisi. Kapal tetap mengandalkan mesin diesel untuk operasional harian, sementara rute perjalanan pulang juga melibatkan penerbangan pesawat udara. Tingkat ramah lingkungan dari operasional kapal ini akan dinilai berdasarkan konsumsi bahan bakar terukur selama pelayaran berlangsung.
Regulasi Pendaratan dan Perkembangan Pariwisata Cili
Berdasarkan aturan operasional Asosiasi Operator Tur Antartika Internasional (IAATO), jumlah wisatawan yang diperbolehkan berada di darat secara bersamaan di satu lokasi dibatasi maksimal 100 orang. Kapasitas penumpang kapal yang disesuaikan dapat mempermudah koordinasi pendaratan, tetapi akses ke lokasi penjelajahan tetap ditentukan oleh kondisi cuaca, perlindungan satwa liar, dan keputusan tim ekspedisi.
Peluncuran kapal baru ini sejalan dengan pertumbuhan sektor pariwisata di Cili. Badan Pariwisata Nasional Cili (Sernatur) mencatat jumlah kunjungan wisatawan internasional mencapai 6.004.567 orang pada 2025, atau meningkat 14,6 persen dibandingkan tahun 2024. Sernatur menyebut angka tersebut sebagai pencapaian tertinggi negara itu sejak 2017. Pemerintah Cili juga menetapkan Strategi Nasional Pariwisata Berkelanjutan 2035 yang memprioritaskan pembangunan daerah, infrastruktur, dan konektivitas.
Proyek pembangunan kapal oleh ASENAV ini melibatkan lebih dari 500 pekerja dan kontraktor. Selain pelayaran, paket perjalanan perdana yang ditawarkan juga mencakup layanan transfer darat dan akomodasi hotel di Punta Arenas setelah penerbangan kembali dari Antartika.
Antarctica21 menegaskan bahwa seluruh jadwal penerbangan di Antartika sangat bergantung pada kondisi cuaca setempat. Penumpang disarankan untuk memeriksa ketentuan kontrak terkait perubahan jadwal serta memastikan fleksibilitas perlindungan asuransi perjalanan mereka.








