Maskapai penerbangan nasional Belarusia, Belavia, dilaporkan dapat kembali berbisnis dengan Boeing setelah Amerika Serikat mencabut sanksi yang sebelumnya telah diterapkan selama bertahun-tahun.
Pencabutan Sanksi AS dan Hubungan dengan Boeing
Kantor berita milik pemerintah Belarusia, BelTA, melaporkan bahwa Departemen Perdagangan Amerika Serikat telah memberikan izin kepada Boeing untuk melanjutkan kerja sama penuh dengan Belavia. Pengumuman tersebut disampaikan oleh perwakilan Belarus untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Valentin Rybakov. Apabila informasi ini benar, maka Belavia kini dapat kembali membeli pesawat serta suku cadang secara langsung dari produsen pesawat asal Amerika Serikat tersebut.
Langkah ini dilaporkan berkaitan dengan kunjungan delegasi Amerika Serikat ke Belarusia pada bulan September lalu, di mana Presiden Belarusia Alexander Lukashenko bertemu dengan Utusan Khusus AS John Cole. Pertemuan tersebut mencakup pencabutan sanksi yang lebih luas. Kebijakan ini juga bertepatan dengan tindakan pemerintahan Trump yang secara bertahap melonggarkan sanksi terhadap Rusia terkait invasi ke Ukraina.
Latar Belakang Sanksi dan Pengaruhnya
Amerika Serikat menjatuhkan sanksi terhadap Belarusia pada tahun 2021 menyusul insiden pengalihan paksa penerbangan Ryanair. Sebuah pesawat Boeing 737 milik Ryanair yang terbang antara Yunani dan Lithuania diarahkan untuk mendarat di Belarusia oleh pengatur lalu lintas udara dengan alasan ancaman bom palsu. Tujuan sebenarnya dari tindakan tersebut adalah untuk menangkap seorang tokoh oposisi pemerintah Belarusia yang berada di dalam pesawat. Tindakan ini melanggar berbagai hukum internasional dan perjanjian penerbangan, yang kemudian memicu sanksi terhadap negara tersebut.
Sanksi tambahan kembali dijatuhkan kepada Belarusia pada tahun 2022 menyusul dukungan negara tersebut terhadap invasi Rusia ke Ukraina. Pemberlakuan sanksi dari Amerika Serikat dan Uni Eropa menyulitkan Belavia untuk mendatangkan armada baru, mengingat industri manufaktur pesawat dunia dikuasai oleh duopoli. Selama masa sanksi, Belavia terpaksa mendatangkan pesawat melalui perantara melalui jalur tidak resmi, seperti pengadaan Airbus A330 melalui maskapai fiktif asal Gambia pada tahun 2025.
Pelonggaran sanksi ini membuka kemungkinan bagi Belarusia untuk kembali melakukan pemesanan pesawat langsung dari Boeing dalam waktu dekat.








