Platform perjalanan digital Agoda membagikan wawasan mengenai cara mitra perhotelan memanfaatkan peningkatan permintaan penginapan mewah melalui integrasi pengalaman unik. Laporan tersebut mencatat bahwa destinasi seperti Bangkok, Bali, dan Kuala Lumpur menjadi wilayah yang paling banyak dicari untuk akomodasi bintang lima.
Preferensi Perjalanan Berdasarkan Kebutuhan
Laporan tersebut menunjukkan bahwa preferensi wisatawan mewah berbeda-beda tergantung pada tujuan perjalanan mereka. Pasangan yang sedang berbulan madu mengutamakan privasi, sementara keluarga mencari ruang yang luas serta pelayanan yang penuh perhatian. Perjalanan liburan singkat biasanya berfokus pada penawaran kuliner, desain, atau kebugaran. Berdasarkan Laporan Prospek Perjalanan Agoda 2026, sebanyak 31 persen wisatawan di Asia memprioritaskan pengalaman kuliner, sedangkan 25 persen lainnya termotivasi oleh eksplorasi budaya.
Menurut Senior Vice President, Supply di Agoda, Andrew Smith, “Luxury today is personal. A quiet wellness retreat, a culinary escape, and a family celebration can mean very different things, even to the same traveller.”
Dominasi Wisatawan Korea Selatan dan Singapura
Temuan Agoda memperlihatkan bahwa wisatawan asal Korea Selatan memimpin pencarian penginapan bintang lima di Bangkok dan Bali. Di sisi lain, pelancong dari Singapura menunjukkan kecenderungan memilih Kuala Lumpur. Bagi pihak hotel, pemahaman terhadap preferensi tamu serta penyediaan pengetahuan lokal dan rekomendasi personal dapat meningkatkan daya tarik mereka di pasar perjalanan premium yang kompetitif.
Agoda telah memperluas inventaris akomodasi premiumnya selama empat tahun terakhir guna membuat penginapan mewah menjadi lebih mudah diakses. Kolaborasi dengan berbagai pihak, seperti Marina Bay Sands dan Capella Hotel Group, menjadi contoh nyata dari strategi tersebut. Smith menambahkan, “Our role at Agoda is to help travellers understand their choices and find the stay that suits their trip.”








