SINGAPURA — Singapore Airlines menegaskan komitmennya untuk tidak berpuas diri meski telah dinobatkan sebagai maskapai terbaik dunia sebanyak enam kali. Perusahaan penerbangan asal Singapura tersebut terus melakukan pembaruan pada produk dan layanannya dengan mendengarkan kebutuhan penumpang, mulai dari pengalaman bersantap hingga peningkatan pelayanan awak kabin.
Senior Vice President Customer Experience Singapore Airlines, Yeoh Phee Teik, menyampaikan bahwa rentetan penghargaan yang diraih merupakan pencapaian penting, tetapi bukan akhir dari perjalanan perusahaan. Pernyataan tersebut disampaikannya di sela-sela peluncuran New Cabin Product Singapore Airlines di Singapura, sebagaimana dilaporkan detikcom.
Riset Masukan Pelanggan dan Peran Awak Kabin
Untuk memahami hal-hal penting dalam perjalanan penumpang, Singapore Airlines secara konsisten menggelar riset dan mengumpulkan umpan balik pelanggan setiap harinya seusai penerbangan. Dari masukan tersebut, maskapai dapat memetakan aspek perjalanan yang paling diapresiasi penumpang sekaligus mengidentifikasi bagian yang perlu ditingkatkan.
Selain suara dari penumpang, perusahaan juga mengintegrasikan masukan dari para staf yang berinteraksi langsung di lapangan. Yeoh menjelaskan bahwa profesionalisme dan perhatian penuh dari karyawan menjadi elemen kunci yang membentuk pengalaman perjalanan secara utuh, tak sebatas pada fasilitas fisik seperti kursi pesawat atau sarana hiburan semata.
Transformasi Kuliner dan Penyempurnaan Menu Khusus
Salah satu pembaruan yang dihadirkan adalah transformasi pengalaman bersantap melalui program Singapore Airlines Chef Selection. Inovasi ini menyajikan hidangan dengan cita rasa khas regional hingga penafsiran ulang makanan klasik, seperti pencuci mulut lokal Cheng Teng yang disajikan dengan sentuhan modern, serta penggunaan bahan khas Asia Tenggara seperti nangka dan bunga telang.
Singapore Airlines juga terus mengevaluasi dan menyempurnakan sajian khusus atau special meals, seperti menu Muslim, vegetarian Asia (AVML), serta makanan untuk anak-anak. Perbaikan kuliner ini dilakukan secara bertahap berdasarkan masukan yang diterima dari para pengguna jasa.
Khusus pada penerbangan dari Jakarta, maskapai menyesuaikan menu agar lebih mencerminkan hidangan yang autentik Indonesia, bukan sekadar masakan bercita rasa Melayu. Penyesuaian kuliner ini diselaraskan dengan karakteristik serta preferensi makanan di setiap destinasi tujuan penerbangan.
Kendati terus menghadirkan berbagai penyegaran produk, Singapore Airlines tetap mempertahankan konsistensi standar pelayanan. Keramahan, sikap profesional, dan kepekaan awak kabin dalam memahami kebutuhan penumpang terus diterapkan secara seragam di seluruh kelas penerbangan, baik saat berada di udara maupun ketika di darat.








