Travel News

Bos MileagePlus Beri Isyarat Perubahan Lanjutan untuk United

Bos MileagePlus Beri Isyarat Perubahan Lanjutan untuk United
Daftar Isi
  1. Transformasi Status Elite dan Penghapusan Segmen Penerbangan
  2. Keuntungan bagi Pemegang Kartu Kredit United
  3. Rencana Masa Depan dan Kerja Sama Perbankan

Jarad Fisher, pemimpin program MileagePlus United Airlines, mengungkapkan bahwa maskapai tersebut sedang menyiapkan transformasi lanjutan untuk program loyalitas mereka. Setelah melakukan perombakan besar sepanjang tahun 2026, maskapai ini berencana untuk terus mengoptimalkan layanan bagi para anggota setia, khususnya pengguna kartu kredit cobranded.

Transformasi Status Elite dan Penghapusan Segmen Penerbangan

Salah satu perubahan besar yang akan diterapkan mulai tahun 2027 adalah penghapusan segmen penerbangan (*Premier Qualifying Flights*) sebagai metrik status. Seperti dilaporkan oleh The Points Guy Articles (thepointsguy.com), para pelanggan setia United tidak lagi dinilai berdasarkan jumlah penerbangan yang mereka lakukan. Sebagai gantinya, maskapai akan sepenuhnya mengandalkan *Premier Qualifying Points* (PQPs) yang dihitung dari pengeluaran anggota, baik melalui pembelian tiket maupun penggunaan kartu kredit United.

Menurut Fisher, kebijakan lama yang mengharuskan pelanggan melakukan penerbangan kilat di akhir tahun sudah tidak relevan lagi. Langkah tersebut dinilai hanya mengambil kursi dari penumpang lain yang benar-benar ingin bepergian, kurang ramah lingkungan, serta tidak efisien dari segi waktu. Dengan menggunakan satu metrik yang konsisten, United ingin membuat proses kualifikasi menjadi lebih sederhana sekaligus mengakhiri tradisi perjalanan kilat demi status.

Keuntungan bagi Pemegang Kartu Kredit United

Sepanjang tahun ini, United telah mengubah sejumlah kebijakan loyalitas yang memberikan keunggulan signifikan bagi pemilik kartu kredit maskapai tersebut. Berdasarkan laporan The Points Guy Articles (thepointsguy.com), pelanggan yang menggunakan kartu kredit United kini bisa mendapatkan lebih banyak mil saat terbang, sementara non-pemegang kartu justru memperoleh lebih sedikit. Selain itu, pemilik kartu juga menikmati akses ke penukaran penghargaan terendah serta pengecualian dari batasan ketat saat memesan tiket kelas ekonomi dasar.

Fisher menjelaskan bahwa strategi utama maskapai saat ini berpusat pada pemanfaatan ekosistem kartu kredit. Meskipun perjalanan bersama United tetap menyenangkan dan menjadi anggota MileagePlus adalah hal yang baik, ia menegaskan bahwa cara terbaik untuk terlibat dengan maskapai tersebut adalah dengan menjadi anggota sekaligus memiliki kartu kredit mereka.

Rencana Masa Depan dan Kerja Sama Perbankan

Chief Commercial Officer United, Andrew Nocella, sebelumnya memberikan sinyal bahwa perombakan loyalitas ini belum selesai. Sejumlah perubahan lanjutan kemungkinan baru bisa direalisasikan setelah maskapai merundingkan ulang kontrak kartu kredit dengan mitra perbankan mereka, Chase, yang saat ini masih berjalan hingga 2029.

Dengan latar belakang pengalaman Fisher yang pernah terlibat dalam peluncuran Apple Card dan memperkuat kemitraan Delta Air Lines dengan American Express, United bertekad untuk terus berinovasi. Tantangan lain yang kini tengah dihadapi maskapai adalah menyeimbangkan lonjakan jumlah penumpang yang membayar langsung kursi kelas satu dengan antrean panjang peningkatan kelas (*upgrade*) bagi anggota setia.

Ke depannya, Fisher menyatakan bahwa maskapai akan terus berfokus agar para pelanggan merasa dikenal dan dikenali selama waktu yang mereka habiskan bersama United. Pendekatan tersebut akan terus disempurnakan melalui program inti maupun berbagai kemitraan strategis lainnya.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *