Kesehatan

Aturan Baru AS Wajibkan Deklarasi Ebola untuk Penumpang

Aturan Baru AS Wajibkan Deklarasi Ebola untuk Penumpang
Daftar Isi
  1. Aturan Deklarasi Perjalanan Ebola Global
  2. Ketentuan Riwayat Perjalanan dan Tanggung Jawab Maskapai
  3. Pembatasan Terpisah dan Persiapan Perjalanan

Perjalanan internasional menuju Amerika Serikat menghadapi aturan pemeriksaan baru dengan diperkenalkannya deklarasi wajib terkait Ebola oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS. Mulai tanggal 3 November 2026 pukul 23.59 Waktu Standar Timur, seluruh penumpang pesawat wajib mengonfirmasi bahwa mereka tidak pernah mengunjungi Republik Demokratik Kongo dalam kurun waktu 21 hari terakhir.

Aturan Deklarasi Perjalanan Ebola Global

Perintah wajib riwayat perjalanan ini berlaku untuk penerbangan internasional yang tiba di atau transit melalui Amerika Serikat. Berdasarkan laporan Travel And Tour World, aturan tersebut mencakup penerbangan yang berangkat dari luar negeri mulai waktu yang telah ditentukan. Perintah awal ini dikeluarkan pada tanggal 22 Oktober dan mengalami amendemen pada tanggal 28 Oktober guna memperjelas penerapannya bagi setiap orang di dalam pesawat yang terdampak, termasuk awak kabin. Ketentuan yang telah diamandemen ini dijadwalkan tetap berlaku hingga tanggal 18 December 2026, kecuali jika pihak berwenang melakukan modifikasi, perpanjangan, atau penarikan lebih awal.

Kebijakan ini berlaku bagi penumpang yang naik penerbangan internasional dari berbagai kawasan seperti Eropa, Asia, Afrika, Timur Tengah, Australia, dan benua Amerika. Warga negara Amerika Serikat, penduduk tetap yang sah, serta penumpang transit internasional juga diwajibkan untuk mematuhinya. Kendati demikian, aturan tersebut tidak berlaku bagi pelaku perjalanan yang masuk melalui perbatasan darat atau pelabuhan laut, serta pesawat yang sekadar melintasi wilayah udara Amerika tanpa mendarat.

Ketentuan Riwayat Perjalanan dan Tanggung Jawab Maskapai

Penumpang harus mengonfirmasi bahwa mereka tidak berada secara fisik di Republik Demokratik Kongo selama 21 hari sebelum keberangkatan. CDC memperhitungkan transit di bandara negara tersebut sebagai kehadiran fisik meskipun penumpang tidak turun dari pesawat. Tanggal keberangkatan dari negara tersebut dihitung sebagai Hari ke-0, dan keberangkatan umumnya baru bisa dilakukan pada Hari ke-22 apabila seluruh persyaratan perjalanan lainnya telah terpenuhi.

Pihak maskapai dan operator penerbangan memikul tanggung jawab untuk mengumpulkan deklarasi wajib ini sebelum penumpang naik ke pesawat tujuan Amerika Serikat. CDC memperbolehkan penggunaan formulir kertas, tanda tangan digital terautentikasi, serta sistem peluncuran elektronik yang mencatat konfirmasi penumpang. Maskapai wajib menyimpan catatan tersebut sekurang-kurangnya selama 42 hari setelah penerbangan yang bersangkutan berangkat, dan penumpang yang menolak memberikan deklarasi harus ditolak untuk naik ke pesawat.

Pembatasan Terpisah dan Persiapan Perjalanan

Selain aturan global tersebut, CDC memberlakukan langkah terpisah bagi pelancong yang baru saja mengunjungi Uganda atau Sudan Selatan. Warga negara asing tertentu yang baru dari kedua negara itu menghadapi pembatasan masuk, sementara warga negara AS yang kembali mungkin diarahkan melalui bandara khusus seperti Bandara Internasional Washington Dulles, Bandara Internasional Hartsfield-Jackson Atlanta, dan Bandara Internasional John F. Kennedy di New York untuk menjalani pemeriksaan kesehatan lanjutan.

Penumpang transit internasional yang singgah melalui Amerika Serikat juga tetap wajib melengkapi pernyataan ini meskipun destinasi akhir mereka berada di negara lain. Pelancong yang berencana berangkat ke Amerika Serikat diimbau untuk memeriksa instruksi maskapai sebelum keberangkatan serta meninjau kembali pergerakan mereka selama 21 hari ke belakang guna menghindari kendala saat proses naik ke pesawat.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *