Event & Budaya

Franck Muller Rilis Arloji Mewah Edisi Khusus Ram Lalla

Franck Muller Rilis Arloji Mewah Edisi Khusus Ram Lalla

Merek jam tangan mewah asal Swiss, Franck Muller, meluncurkan edisi terbatas bertajuk Vanguard “Ram Lalla” Limited Edition untuk pasar India. Arloji eksklusif ini diciptakan melalui kerja sama dengan peritel Kapoor Watch Co.

Peluncuran Eksklusif di Delhi

Arloji ini dibuat khusus untuk India dan hanya diproduksi sebanyak 108 buah bernomor seri di seluruh dunia. Jam tangan tersebut menggambarkan sosok Dewa Ram dalam bentuk masa kecilnya, yang dihormati sebagai dewa utama di Ram Mandir, Ayodhya.

Peluncuran arloji ini dilangsungkan di butik Franck Muller yang berlokasi di Delhi. Acara peluncuran tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti musisi sitar dan produser musik Rishab Rikhiram Sharma, CEO Franck Muller Middle East, Africa & India Erol Baliyan, serta Direktur Kapoor Watch Co Raunaq Kapoor dan Pratiek Kapoor, seperti dilaporkan oleh Today’s Traveller.

Desain dan Spesifikasi Teknis

Bagian cangkang jam tangan terbuat dari blok padat emas mawar 18 karat dengan ukuran lebar 41 milimeter dan panjang 49,95 milimeter. Cangkang arloji ini dirancang melengkung pada sisi panjang dan lebarnya, dengan kurva yang juga mengikuti bentuk pelat jam serta aplikasinya. Terdapat dua sisipan samping yang warna dan coraknya disesuaikan dengan tali jam.

Pelat jam menampilkan aplikasi bergambar Dewa Ram dengan detail relief yang dikerjakan menggunakan teknologi pemrosesan laser. Berdasarkan keterangan resmi yang disertakan, setiap pelat jam memerlukan waktu sekitar 30 jam untuk proses laser tersebut. Sementara itu, angka-angka penunjuk waktu dilukis dan dipasang secara manual dengan tangan.

Jumlah produksi sebanyak 108 buah dipilih sebagai bentuk referensi atas makna spiritual angka tersebut dalam tradisi Hindu. Untuk bagian penggerak, arloji mewah ini mengandalkan mesin mekanis otomatis asal Swiss.

Bagian tali jam memadukan bahan karet dengan kulit vegan berbahan dasar buah anggur. Tali tersebut dihubungkan ke cangkang menggunakan dua sekrup tersembunyi sebagai pengganti batang pegas tradisional, serta mengikuti kontur lengkung cangkang jam.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *