Travel News

Penutupan Ruang Udara Rusia Melonjakkan Emisi Finnair

Penutupan Ruang Udara Rusia Melonjakkan Emisi Finnair

Kebijakan penutupan ruang udara Rusia sejak 2022 memberikan dampak signifikan terhadap penerbangan internasional yang menghubungkan Eropa dan Asia Timur Laut. Seperti dilaporkan Skift, larangan melintas tersebut memicu kenaikan konsumsi bahan bakar serta lonjakan emisi karbon bagi sejumlah maskapai penerbangan.

Dampak Rute Memutar terhadap Operasional Maskapai

Finnair menjadi salah satu maskapai yang paling terdampak oleh kebijakan tersebut. Penerbangan Finnair menuju Asia Timur Laut kini membutuhkan waktu sekitar sepertiga lebih lama dibandingkan kondisi sebelum 2022, sehingga membakar lebih banyak bahan bakar dan meningkatkan emisi hingga 10 persen. Kendati demikian, pihak Finnair menyatakan tetap memegang komitmen terhadap target iklim perusahaan.

Pemerintah Rusia menutup wilayah udaranya bagi maskapai dari negara-negara Uni Eropa dan Inggris sebagai balasan atas sanksi serupa yang diterapkan terhadap maskapai Rusia pascainvasi ke Ukraina. Di saat yang sama, mayoritas maskapai asal Jepang, Korea Selatan, dan Taiwan juga memilih untuk tidak melintasi ruang udara Rusia karena pertimbangan keselamatan. Situasi ini memutuskan rute penerbangan paling efisien di kawasan tersebut.

Peningkatan Konsumsi Bahan Bakar dan Emisi Karbon

Berdasarkan analisis dari firma Skailark, maskapai yang dilarang atau menghindari ruang udara Rusia mengonsumsi bahan bakar 13,8 persen lebih banyak per penerbangan dibandingkan kompetitor yang masih menggunakan jalur penerbangan di atas Rusia. Studi tersebut membandingkan tingkat pembakaran bahan bakar pada rute dan jenis pesawat yang sama antara data tahun 2019 dan periode Maret 2025 hingga Juni 2026.

Penggunaan bahan bakar tambahan ini menimbulkan emisi karbon dioksida ekstra sebesar 1,53 juta metrik ton per tahun. Jumlah tersebut menyumbang sekitar 12 persen dari total emisi karbon pada seluruh rute penerbangan terdampak tersebut.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *