Travel News

Drone Ilegal Ganggu Bandara Jersey, Dua Pesawat Batal Terbang

Drone Ilegal Ganggu Bandara Jersey, Dua Pesawat Batal Terbang

Tiga penerbangan di Bandara Jersey, Inggris, mengalami gangguan menyusul kemunculan drone di zona udara terbatas pada Jumat malam. Insiden tersebut bahkan berujung pada pembatalan dua jadwal penerbangan.

Dampak Gangguan Penerbangan

Pihak pengelola Bandara Jersey menjelaskan bahwa keberadaan drone tersebut terdeteksi di area terlarang, yang mengakibatkan sejumlah pesawat gagal mendarat tepat waktu. Berdasarkan laporan BBC, rute yang terdampak meliputi penerbangan asal London Gatwick, London Heathrow, serta Southampton.

Pesawat yang datang dari London Gatwick akhirnya berhasil mendarat menjelang tengah malam, tepatnya pada pukul 23.45 waktu setempat. Di sisi lain, penerbangan dari London Heathrow dan Southampton terpaksa dibatalkan.

Pencarian dan Penyelidikan Polisi

Menanggapi kejadian ini, aparat kepolisian setempat bersama Honorary Police, Channel Islands Air Search, pegawai pemerintah, serta staf Ports of Jersey dikerahkan untuk melakukan penyisiran. Pencarian difokuskan di beberapa titik di kawasan barat pulau, namun sosok pengendali drone masih belum ditemukan.

Inspektur Kepolisian Jersey, Rob McCallum, menyatakan bahwa terdapat indikasi dua hingga tiga pesawat tanpa awak melintas di zona terlarang tersebut. Kendati demikian, pihak berwenang memastikan peristiwa itu tidak mengindikasikan unsur terorisme.

Dari sisi keselamatan publik, setiap drone yang beroperasi di wilayah udara terbatas dapat membahayakan pilot, penumpang, dan awak pesawat, ujar McCallum seperti dilaporkan detikcom. Ia menambahkan bahwa aktivitas tersebut berdampak langsung pada kelancaran perjalanan udara serta memicu keterlambatan hingga pembatalan.

Pihak kepolisian turut mengimbau masyarakat agar memberikan laporan apabila memiliki informasi seputar kejadian ini. Warga yang berada di sekitar kawasan St Peter, La Pulente, Watersplash, El Tico, L’Etacq, dan Jubilee Hill diminta segera melapor jika menyaksikan aktivitas drone pada saat insiden berlangsung. Sampai saat ini, proses penyelidikan masih terus berlanjut guna melacak identitas operator drone tersebut.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *